Ini dia, Dalang Dibalik Sakit Asma

Sakit asma merupakan penyakit yang membuat penderitanya mengalami sesak di pernafasan. Banyak orang yang menganggap ini adalah penyakit yang disebabkan faktor keturunan. Kenyataannya, masih banyak faktor – faktor lain yang perlu kita tahu tentang timbulnya penyakit asma. Asma kebanyakan ditandai dengan suara mengi penderita saat mencoba menarik nafas. Kebanyakan penderita ini akan terlihat begitu tersiksa dan akan lebih tersiksa lagi jika tidak menemukan 0bat – obatan aerosol di kantong mereka.  Asma sendiri bermula saat terjadinya radang di bronkus paru – paru kita. Dengan mengetahui penyebab asma secara ilmiah, kita dapat terhindar dan melakukan langkah preventif yang tepat guna untuk mencegah datangnya penyakit asma ini kedalam tubuh kita dan mencegah agar penderita asma tidak semakin memburuk kondisinya.

 

Penyebab asma yang paling umum adalah faktor keturunan. Dengan adanya gen yang diturunkan dari ayah atau ibu yang mengidap asma, maka anak yang dilahirkan pun memiliki resiko terjangkit asma lebih tinggi. Jika ini terjadi pada keluarga anda, maka sebaiknya anak keturunan tersebut dihimbau untuk rajin melakukan olah fisik yang dapat membantu pernafasannya semenjak kecil seperti jogging, lompat tali, dll.

Faktor penyebab asma yang lain adalah teriritasinya bronkus di paru – paru. Iritasi ini dapat disebabkan oleh polusi zat – zat berbau tajam seperti tekstil, cat, dll. Infeksi terhadap bronkus juga dapat terjadi dengan adanya batuk berkepanjangan yang dialami penderita sebelum akhirnya mengidap asma. Oleh karena itu, jangan anggap remeh jika anda terkena sakit batuk dan tidak sembuh selama lebih dari 1 minggu. Mungkin saja bronkus anda telah terinfeksi bakteri yang kedepannya meningkatkan resiko anda terkena asma.

Kebiasaan merokok juga diyakini merupakan penyebab asma yang lainnya. Memang perokok biasanya tidak serta merta terkena penyait asma dan merokok tidak membuat paru – paru penderita terkena bakteri, namun terkena polusi yang signifikan. Polusi pernafasan yang disebabkan oleh zat bernama nikotin dalam rokok akan membuat darah anda menjadi lebih kental, menghitam, dan akhirnya mempengaruhi susunan pembuluh darah di paru – paru anda. Jika sudah rusak, jangankan terkena asma, untuk bernafas saja anda akan tampak berusaha keras. Anda juga tidak akan sanggup menyelesaikan aktifitas fisik yang berat seperti berlari dan senam. Istilahnya anda akan mudah ngos-ngosan. 

Asma juga dapat disebabkan obat – obat tertentu. Hal ini dapat terjadi karena senyawa kimia dalam obat terkadang efek samping yang belum kita ketahui dalam jangka panjang. Contoh obat – obatan yang beresiko memiliki efek samping sesak nafas antara lain obat – obat golongan kortikosteroid yang juga diyakini memiliki banyak efek samping samping seperti buffalo neck, keropos tulang, dsb.

Penyakit asma bukanlah sebuah penyait yang dapat diremehkan. Hal itu dikarenaan menurut data WHO pada tahun 2011 menemukan bahwa 14.624 orang di Indonesia yang mengidap asma meninggal dunia. Maka dapat disimpulkan bahwa asma menyumbang 1 % penyebab kematian dari warga negara Indonesia. Maka dari itu, tindakan preventif dan mengetahui penyebab asma sangat penting dilakukan dan pemeliharaan kesehat bagi penderita asma juga sangat krusial mengingatbahaynya penyakit jenis ini. Tindakan yang dapat dilakukan agar pengidap penyakit asma tidak bertambah parah dengan penyakitnya antara lain adalah menghindari stress, tinggal di ruangan yang cukup ventilasi, dan selalu membawa inhaler untuk kondisi darurat. Pastikan pula inhaler tersebut terisi dan tidak kosong. tersebut terisi dan tidak kosong.

29 total views, 3 views today

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.