Bibir Sumbing dan Penyebab Awalnya

Apa yang terlintas di benak anda jika melihat anak dengan bibir sumbing ? Mungkin anda pernah berpikir bahwa itu disebabkan oleh sebuah kecelakaan atau kegagalan operasi. Namun sebenarnya, bibir sumbing adalah cacat bawaan yang dialami bayi sejak masih lahir. Menurut orang Jawa zaman dulu, bibir sumbing pada anak yang baru dilahirkan itu disebabkan karena perilaku ayah atau ibu si anak yang pernah menganiaya hewan pada bagian mulutnya pada saat si bayi masih dalam kandungan. Mitos inilah yang berkembang di masyarakat Jawa pada umumnya. Kata ‘menyiksa’ disini juga terkadang ambigu. Sebab, para ibu yang sedang memotong – motong bagian ikan, terutama pada bagian bibir ikan tersebut guna untuk dimasak juga termasuk ke dalam lingkaran mitos bibir sumbing pada bayi ini. Sejatinya, bibir sumbing adalah kelainan genetik yang penyebabnya masih dapat dijelaskan secara ilmiah.

 

Sebelum membahas lebih lanjut tentang cacat bibir ini, terlebih dahulu kita harus tahu apa saja macam – macam bibir sumbing yang ada di dunia. Pertama adalah bibir sumbing Unilateral. Kondisi bibir sumbing jenis ini hanya memiliki sedikit celah di antara bibir bagian atas dan hanya membutuhkan sedikit tindakan operasi kecil. Kedua adalah bibir sumbing Bilateral. Dalam jenis ini penderita memiliki celah bibir sebanyak 2 celah dari bibir atas sampai ke bawah hidung yang berarti membuthkan tindakan operasi yang lebih kompleks.

Kejadian bibir sumbing sendiri prosesnya terjadi saat bayi tersebut dalam kandungan. Tidak ada yang mampu menggagalkan prosesnya walaupun dokter sendiri. Namun, ada beberapa faktor yang dipercaya dapat memperbesar resiko bayi yang dikandung memiliki bibir sumbing antara lain :

  1. Faktor Genetika

Jika gen yang diterima si calon bayi pada trimester pertama dari orang tua tidak sempurna, maka akan ada kemungkinan cacat oleh janin. Gen yang dimaksud ini adalah kesempurnaan bentuk sel sperma dari ayah dan kesehatan ovum yang ada di rahim ibu.

  1. Konsumsi Obat dan Alkohol

Konsumsi obat dan alkohol dapat memperbesar kemungkinan terjadinya bbir sumbing. Hal tersebut dikarenakan obat dan alkohol yang masuk ke dalam tubuh itu juga diserap oleh calon bayi di rahim. Sehingga dapat menjadikan bayi lahir dengan resiko cacat karena terpapar zat – zat kimia dari obat dan alkohol.

  1. Riwayat Cacat

Riwayat bibir sumbing pada orang tua secara logika mampu meningkatkan kemungkinan anak yang dikandung lahir dengan bibir sumbing.

  1. Calon Bayi Laki-laki

Beberapa studi kasus menyebutkan bahwa bayi laki – laki lebih entan terkena bibir sumbing. Meski demikian, belum diketahui secara pasti kenapa hal tersebut dapat terjadi.

  1. Obesitas saat kehamilan

Penyakit kegemukan atau obesitas dapat pula menjadi faktor dari cacat ini. Kondisi ini dapat semakin beresiko pada bayi ketika sebelum hamil ibu sudah mengalami obesitas. 

  1. Dibetes

Diabetes yang diderita oleh sang ibu dapat mempengaruhi kondisi fisik janin yang ada di dalam perut. Hal ini dikarenakan jumlah glikogen dalam darah sang ibu terlalu banyak sehingga membuat calon bayi yang ada di kandungan tidak memiliki proses metabolisme yang normal.

  1. Infeksi Bakteri atau Virus

Penyakit – penyakit tertentu yang datang kepada ibu hamil dengan bInfeksi yang erapa jenis virus dan bakteri yang ada mampu membuat bayi lahir dengan tidak sempurna. Contohnya pada penderita penyakit kelamin raja singa. Anak yang dilahirkan akan menjadi cacat atau bahkan kehilangan beberapa anggota tubuhnya. Jenis – jeis penyakit lain yang melibatkan bakteri dan virus di dalamnya juga mampu memberikan sumbangsih terhadap cacatnya bibir si calon bayi.

130 total views, 3 views today

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.